Susahnya ikhlas
Thursday, February 08, 2007
Ikhlas itu susah ya?
Hitunglah dan menghitung-hitung
Dari yang terkecil sampai terbesar
Berkeluh kesahlah dan terus mengeluh
Belum cukupkah keringat ini mengucur?
Hidup ini kejam!
Nasib tak bisa diajak kompromi
Huh!
Tuhan...
Belum kokohkah azzam ini?
Ingin rasanya bagai ulul azmi (salam alaika)
Yang tersenyum tulus di tengah kutukan kafirun
Besar hatinya sungguh
Bisakah aku?
Ringan tangan cepat kaki
Tanpa memikirkan untung rugi
Bergerak lurus menggapai diri-Mu
Maju tanpa kenal rintangan
Meski jantung dicabik timah panas
Meski wajah terbakar mesiu
Meski hati terkoyak lidah penghunus
Meski malu tercoreng umpatan
Ingin aku tak bimbang
Tetap berdiri tegak dan tersenyum
Kokoh terhujam dalam kalbu
Maha Suci Engkau tujuanku satu
Bantulah aku Tuhan
Kalau Engkau mau cucilah otakku
Dari segala rantai diri yang bisa mengusik
Keikhlasan hatiku
Hitunglah dan menghitung-hitung
Dari yang terkecil sampai terbesar
Berkeluh kesahlah dan terus mengeluh
Belum cukupkah keringat ini mengucur?
Hidup ini kejam!
Nasib tak bisa diajak kompromi
Huh!
Tuhan...
Belum kokohkah azzam ini?
Ingin rasanya bagai ulul azmi (salam alaika)
Yang tersenyum tulus di tengah kutukan kafirun
Besar hatinya sungguh
Bisakah aku?
Ringan tangan cepat kaki
Tanpa memikirkan untung rugi
Bergerak lurus menggapai diri-Mu
Maju tanpa kenal rintangan
Meski jantung dicabik timah panas
Meski wajah terbakar mesiu
Meski hati terkoyak lidah penghunus
Meski malu tercoreng umpatan
Ingin aku tak bimbang
Tetap berdiri tegak dan tersenyum
Kokoh terhujam dalam kalbu
Maha Suci Engkau tujuanku satu
Bantulah aku Tuhan
Kalau Engkau mau cucilah otakku
Dari segala rantai diri yang bisa mengusik
Keikhlasan hatiku
0 comments: to “ Susahnya ikhlas ”
Post a Comment