Leon dan keluguannya  

Aku punya adik laki-laki, namanya Leon. Umurnya 12 tahun, dan dia sangat cerdas. Saking banyak tahu dan cerdasnya, kadang aku lupa kalau dia masih 12 tahun.

Suatu hari, kami sekeluarga lagi di mobil, menuju sebuah Mexican restaurant. Kami janjian ketemu kakek nenek di sana. Mom yang lagi nyupir, kebingungan nyari restorannya. Soalnya alamat yang dikasih sama kakek untuk menuju ke restoran tersebut, kurang lengkap. Akhirnya kami muter-muter di jalan yang sama, sambil merhatiin setiap nama restoran yang kami lewati. Siapa tahu belum kelewat.

Terus aku tanya Mom.
-"Mom, why don't you ask direction from somebody?"
-Mom bilang, "Ooh, that's not a good idea,"
-"Why? I often ask people whenever I get lost,"
-"Because--"

Tiba-tiba Leon memotong pembicaraan Mom.
-"Kartika....," panggil Leon dengan nada yg sama setiap kali dia memulai penjelasan ilimiahnya ke orang-orang.
-"Yes, Leon?" jawabku, dengan nada siap diceramahi.
-"OUR COUNTRY, HAS A HUGE TERRORISM ISSUE--"

Tiba-tiba, Mom..... yang gantian motong pembicaraan Leon.
-"LEOOON," kata Mom, "ohh... that doesn't make sense at all,"
-"Yes! what are you saying, Leon?!" Rebecca juga ikut2an.
-"BUT,..!!" Leon mencoba untuk melanjutkan penjelasannya.
-"That doesn't make any sense," kata Mom.
-"Yeah, I mean we're talking about asking direction on the street and why did you talk about that?!" kata Rebecca.

-"Alright, Leon. Alright," aku mencoba menenangkan Leon yang sakit ati ditolak.

Beberapa menit kemudian, Rebecca ketawa kecil2. Trus ditahan2.
Tiba2, aku juga pengen ketawa. Terus aku tanya, "what are you laughing at, Rebecca?"
Tapi dia malah terus ketawa. Kali ini ga bisa ditahan.
Aku juga jadi gabisa nahan ketawa. "I guess I know what you're laughing at...." kataku.

Akhirnya kami pun alhamdulillah sampai juga di restoran itu. Aku dan Rebecca, masih ketawa sampai masuk ke restoran. Sampai sakit perut. Mentertawakan keluguan Leon yg menghubung2kan 'asking direction when we get lost' dengan 'terrorism'.

1 comments: to “ Leon dan keluguannya