White Woman vs Black Man  


Tadi, di kelasnya Mr. Cuda alias American History, anak-anak berdebat menyangkut Primary Election di Amerika Serikat. I was there, and... it's pretty fun. The topic was sort of trivial but interesting to me, about Hillary Clinton vs. Barack Obama (dua-duanya kandidat presiden AS dari Partai Demokrat). Yang menarik adalah, keduanya sama -sama minoritas. Yang satu karena beliau wanita. Yang satu lagi karena beliau orang kulit hitam.
.
Tentu saja, untuk memilih satu dari keduanya, adalah pilihan yang nggak gampang. Belum pernah ada sejarah AS dipresideni oleh selain Anglo-Saxon berjenis kelamin laki-laki. That's why, topik ini banyak menarik perhatian warga AS yang masih HOT. Duh, maksud saya topik yang hot ini banyak menarik perhatian warga AS.
.
Since the very beginning, sebagian besar murid yang berpendapat, banyak mempermasalahkan "kewanitaan" Clinton sebagai presiden. Pertama, seorang murid cowok bilang bahwa dengan berpresiden seorang wanita, Amerika nggak akan dianggep oleh negara-negara muslim Timur Tengah dalam segala diplomasinya, karena Timur Tengah atau Al Qaeda, Taliban dan sejenisnya mendiskriminasi dan menganggap rendah para wanita. Lihat aja contohnya, Benazir Bhutto ditembak sama teroris gara-gara nekat nyalonin diri jadi presiden Pakistan.
.
D'oh.. ?
.
Setelah itu, ada murid cewek yang bilang begini....: Tanpa ada maksud mau mendiskriminasi kemampuan wanita sebagai presiden, menurut saya laki-laki lebih patut dijadikan presiden karena secara lahiriah, wanita dilahirkan lebih emosional dibandingkan laki-laki. Dengan sekian banyak perang, hubungan diplomasi, serta perekonomian AS yang jadi standar dunia, saya rasa Clinton akan sangat kesulitan menanggung beban sebagai pemimpin negara AS.
.
Well, kedua pendapat itulah yang paling make sense dibandingkan pendapat-pendapat lain, jadi masih terekam di otakku sampai sekarang. Kalau ditanya setuju nggak aku dengan kedua pendapat teman-temanku tadi, I'll say.... yes and no.
.
Let's see. Menanggapi komentar temen cowokku yang tadi nyangkut-nyangkutin negara muslim Middle East, aku jadi teringat sesuatu. Indonesia kan negara dengan jumlah populasi Muslim tertinggi di dunia. Total penduduknya >220 juta jiwa, dan >80% nya adalah Muslim. Despite the huge number of Muslim population, gitu-gitu, Indonesia masih banyak yang milih Bu Megawati pada Pemilu 2001 lalu. Itu artinya, nggak bener dong stereotipe yang nyebutin bahwa Islam atau negara-negara Timur Tengah merendahkan kemampuan wanita. Contoh lainnya, almarhumah Benazir Bhutto yang pada akhirnya tertembak juga, kan udah hebat tuh jadi PM Pakistan dan didukung sama banyak rakyatnya yang Muslim. Emang ada sebagian orang Muslim yang berpendapat bahwa wanita nggak pantes jadi presiden. Orang-orang itu sama saja dengan teman cewekku tadi yang bilang bahwa wanita secara lahiriah nggak diberi kemampuan sebanyak laki-laki untuk jadi presiden. In the other words, nggak cuma Muslim aja yang nggak setuju kalo wanita jadi presiden. Sebagian non Muslim juga berpikir begitu.
.
Di satu sisi, aku percaya kalau seorang wanita bisa jadi Presiden. Kayak Bu Mega. Yah, walaupun beliau bukanlah presiden favoritku, tapi seenggaknya beliau bisa survive dan bisa ngejalanin pemerintahan Indonesia sampai tahun 2004. At least, she didn't create any harm to Indonesia. Itu juga udah lumayan bisa dibilang prestasi kok, untuk ukuran seseorang yang ngga pernah kesampaian ngelulusin kuliahnya kayak beliau.
.
Di sisi lain, Clinton sendiri adalah orang yang amat sangat diharapkan bisa mempertanggungjawabkan resolusi-resolusi AS selanjutnya, bahkan dalam soal perang Irak. Hal ini dikarenakan, beliaulah yang paling gembor kampanye, bahkan melebihi Obama. Mengingat beliaulah orang yang ada di samping Bill Clinton selama Bill menjabat sebagai presiden, sehingga menurutnya "I know what I'm gonna do", ketimbang kandidat-kandidat lainnya saat ini. Beliau sangat emosional dan agresif dalam berkampanye. And I still remember her words, ketika ada seseorang yang bertanya padanya, "Bagaimana kalau rakyat AS lebih memilih Obama ketimbang anda, karena anda seorang wanita?"
Dan beliau pun menjawab, sambil menangis, bahwa beliau heran mengapa rakyat AS memilih selain dirinya, padahal rakyat AS butuh beliau. Tangis ini terulang ketika beliau memenangkan Primary Election awal minggu ini di salah satu state. Sorry I forgot where it was. But yeah... gara-gara metode kampanyenya inilah, banyak warga AS yang bersimpati padanya. I believe.
.
So basically aku nggak mempermasalahkan gender. And I don't care who will become the president, male, female, black, white, whatsoever, as long as this one is the best of all candidates. Andai saja kita bisa menciptakan dunia lain untuk tempat uji coba para kandidat sebagai presiden. Sayangnya, satu-satunya tempat uji coba mereka adalah di dunia nyata. Penuh resiko.
.
So, seandainya aku harus memilih antara Clinton & Obama, who am I gonna choose?
.
Well.. well. First, after all I've been telling things about Clinton, I don't want to underestimate her as a woman or something else, but I still prefer Obama to her. Why?
.
To me, USA is a very big, and powerful country, both in military and diplomatic influence. I think it needs somebody who can show its "tiger teeth" to other countries. I'm not saying that Clinton can't do this, but we have to see the reality that so many people in the world, no matter they are muslim or not, have different perspective of woman as a president, than what we expect them to have. Ini bukan masalah Clinton bisa atau nggak jadi presiden, tapi masalah bagaimana nanti dunia luar merespons Amerika Serikat dan presidennya. Clinton dan rakyat AS kan nggak bisa mengubah hati para penduduk planet ini untuk seluruhnya berpikiran sama terhadap presiden wanita.
.
The other reason is, I don't like the thought of a dynasty (Clintons or Bushes in the White House for decades lately). Belajar dari kampanyenya Bu Mega, yang juga ngga jauh beda dengan kampanyenya Clinton. Pada waktu itu, Bu Mega juga bilang, beliau tahu apa yang harus ia lakukan, karena beliau melihat secara langsung ayahandanya, Ir. Soekarno. Nah, kalau Hillary Clinton juga merasa pede karena beliau melihat Bill Clinton secara langsung, aku nggak mau terlalu berharap banyak dengan hasil nyata dari omongannya ini. Selain itu, masih ingat kan Bill Clinton pernah punya affair dengan wanita lain pas beliau lagi jadi presiden? Yes, i know, in principle it's their private business, but there's little for me to worry about her character, because she already had messy affair even in her own small family.
.
My view on whether Obama would make the best candidate is subject to change. Tentu saja aku nggak mau dibilang udah jadi korban kampanyenya Obama, yang berulang-ulang menyebutkan kata "CHANGE" dalam pidato kampanyenya. But I think, his background is great, the time of his early childhood in Indonesia, the time with his white and Muslim grandparents, the time with the black church in the US, all that should help him in promoting world understanding and peace. It's time that the Muslim world (whatever they call it is real or imagined failings) has somebody to talk to that can understand their anxieties.
.
That's just my thought though. No matter what happen, happens. I pray for USA to have a better reputation and no more wars. That's all.

6 comments: to “ White Woman vs Black Man

  • Fajar Sulistyaningsih
    January 14, 2008 6:27 PM  

    hmm , mbak nong , tapi menurutku , gender merupakan satu permasalahan juga lohh , hhe ..

    ya itu mank relatif sm setiap orang sii , tp smenjak di smansa (yaelah) , aq jd lebii ska klw cowok yang jadi pmimpin2 gitu ..

  • .: Kartika :.
    January 15, 2008 3:28 AM  

    oh well, i partially agree with you dek jar. everybody's different.

    however, im not saying that i like women better than men to be the leader (of a country). i'm just saying that i believe both of them are capable to be it.

    anyway, masalah yg kaya gimana contohnya maksud kamu jar?

  • sayurs
    January 15, 2008 11:53 AM  

    sapapun yang terpilih dan jadi kumendan amerika, ujung2nya pasti melestarikan tradisi become agresor..
    *dah terlalu dongkol ma american gov* he..he..

  • Ecky A.
    January 15, 2008 8:52 PM  

    nih kk upload lg di hostingan google..mungkin gak bisa karena download kk yg itu pake server indonesia..

    http://dont.waste.your.time.googlepages.com/ThisIsIslam.exe

    playnya pake swf player ya..kl gak ada, km bsa download dari sini
    http://www.adobe.com/shockwave/download/download.cgi?P1_Prod_Version=ShockwaveFlash

    semoga bermanfaat untuk disana..^^..

  • mita
    January 28, 2008 1:13 PM  

    haha at least your friends don't prefer obama because he would be the cutest president yet..

  • .: Kartika :.
    January 29, 2008 4:59 AM  

    hehehe well i definitely agree with you mit..